Laptop sudah menjadi bagian penting dari kehidupan hampir semua orang di dunia. Sayangnya, laptop seringkali mengalami beberapa masalah. Lemot merupakan masalah yang paling sering muncul di laptop. Bagaimana cara mengatasi laptop lemot dan mengembalikan performa laptop kesayangan?

Laptop lemot tentu menjadi masalah besar bagi para pekerja yang mengandalkan alat ini. Kalau laptop kamu berubah lemot, jangan memutuskan untuk langsung membawanya ke jasa service. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi permasalahan laptop lemot ini.

Penyebab Laptop Lemot

Penyebab Laptop Lemot

Agar bisa mengambil langkah penanganan yang terbaik, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mencari tahu akar permasalahannya. Kalau kamu bisa menemukan penyebab lemotnya laptop, kamu jadi tahu langkah mana yang bisa diambil untuk membuat laptop kembali berfungsi dengan normal.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa membuat laptop menjadi lemot.

1. Terkena Virus

Banyak laptop yang menjadi lemot ternyata terkena serangan virus. Bisa jadi laptop kamu pun terserang virus yang kamu dapatkan dari kunjungan ke situs web yang tidak aman. Virus juga bisa masuk ke laptop melalui flash disk yang pernah kamu sambungkan ke laptop.

2. Ukuran RAM Terlalu Kecil

Sebelum membeli laptop, kamu harus memperhatikan ukuran RAM yang dibawanya. Pastikan kamu membeli laptop dengan RAM yang ukurannya sesuai untuk pekerjaan yang kamu lakukan menggunakan laptop tersebut.

Kalau RAM di laptop terlalu kecil, performa yang ditampilkan tidak bisa mengimbangi pekerjaan berat yang kamu lakukan. Laptop menjadi lebih cepat panas dan juga menjadi lebih lemot.

3. Harddisk Penuh

Performa laptop yang menjadi lambat juga disebabkan oleh file dan data yang terlalu banyak di laptop. Pastikan kamu selalu mengecek banyaknya file yang ada di laptop dan memastikan kapasitasnya tidak terlalu penuh. Batas maksimal kapasitas laptop adalah sekitar 95%.

4. Harddisk Tua

Penuh bukan satu-satunya masalah yang dialami oleh harddisk. Harddisk yang terlalu tua biasanya juga menyebabkan laptop kamu menjadi lebih lemot. Batas umur untuk harddisk laptop adalah antara 5 dan 6 tahun. Apakah laptop kamu sudah digunakan lebih lama dari yang seharusnya?

5. Laptop Menjalankan Terlalu Banyak Aplikasi

Biasanya, para pekerja butuh menjalankan lebih dari 1 aplikasi. Tapi kalau aplikasi yang berjalan di laptop terlalu banyak, app-app itu akan membuat kapasitas RAM laptop menjadi penuh dan laptop pun akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menampilkan data dan menjalankan perintah.

Penyebab Laptop Lemot Lainnya

Selain beberapa hal diatas, kamu juga perlu tahu beberapa hal lain yang menyebabkan laptop menjadi lemot sehingga bisa menemukan cara mengatasi laptop lemot yang paling tepat. Laptop lemot bisa jadi disebabkan oleh:

  • App antivirus yang berjalan terus tanpa henti.
  • Terlalu banyak tab di web browser yang terbuka.
  • Laptop dipenuhi terlalu banyak add ons.
  • Program startups di laptop terlalu banyak.
  • Pengguna laptop jarang mengupdate sistem operasi laptop.

Cara Mengatasi Laptop Lemot dengan Mudah

Kalau laptop Windows 10 kamu menjadi lambat karena masalah-masalah di atas, ada beberapa cara untuk memperbaikinya. Tidak perlu menggunakan peralatan yang rumit atau membawanya ke tukang service. Berbagai cara berikut ini sangat mudah untuk dilakukan bahkan oleh pemula.

1. Cara Mengatasi Laptop Lemot dengan Cooling Pad

Cara Mengatasi Laptop Lemot dengan Cooling Pad

Laptop sebagus apapun kalau selalu bekerja tanpa istirahat pasti akan menjadi panas. Mesin di dalam laptop yang menjadi panas bisa mempengaruhi seluruh performa laptop kamu. Beberapa laptop yang terlalu panas akan melakukan system restart secara otomatis dan memaksa menutup semua program.

Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa menyambungkan laptop kamu dengan cooling pad. Cooling pad akan menjaga agar laptop tidak menjadi panas. Dengan demikian laptop pun mampu bekerja dengan lebih cepat, bahkan lebih lama dari biasanya.

2. Mengatasi Laptop Lemot dengan Membersihkan Desktop

Mengatasi Laptop Lemot dengan Membersihkan Desktop

Meletakkan aplikasi yang terlalu banyak di desktop laptop juga akan memperlambat performa laptop. Aplikasi yang banyak jumlahnya tersebut bisa menghambat respon dari perintah yang kamu berikan. Selain itu, app-app tersebut juga akan menghabiskan kapasitas RAM laptop kami.

Pastikan desktop kamu bersih dari aplikasi. Jangan sampai layar desktop laptop kamu tertutup oleh terlalu banyak aplikasi kalau kamu tidak ingin laptop menjadi lambat dan lemot.

3. Cara Mengatasi Laptop Lemot dengan Memakai Antivirus

Cara Mengatasi Laptop Lemot dengan Memakai Antivirus

Gunakan software antivirus yang terpercaya dan memang sudah terbukti efektif dalam mendeteksi dan melenyapkan berbagai jenis virus, hingga virus terbaru. Jalankan program antivirus di laptop kamu untuk menghilangkan penyebab lambatnya laptop.

Tapi aplikasi antivirus juga bisa menjadi penyebab laptop menjadi lambat. Solusinya adalah menggunakan program antivirus dengan seperlunya. Jangan biarkan program ini berjalan terus tanpa henti agar tidak membuat laptop kamu panas atau lemot.

4. Uninstall Aplikasi

Uninstall Aplikasi

Apakah kamu yakin semua aplikasi yang ada di laptop benar-benar berguna? Kalau ada aplikasi yang sudah lama tidak kamu gunakan, sebaiknya kamu uninstall saja app tersebut daripada memenuhi kapasitas harddisk. Lakukan pengecekan dan temukan aplikasi yang sudah tidak kamu butuhkan.

Pindahkan atau hapus aplikasi yang kurang penting, misalnya aplikasi game yang menghabiskan kapasitas RAM laptop kamu. Cara mengatasi laptop lemot ini tidak sekedar menghapus shortcutnya dari desktop. Pastikan kamu uninstall app sampai ke akarnya dan menghapus file yang tertinggal.

5. Coba Download Aplikasi Khusus Laptop Lemot

Coba Download Aplikasi Khusus Laptop Lemot

Memang ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk meneliti laptop yang performanya menurun. Sebelum kamu mengunduh aplikasi semacam itu, pastikan kamu memahami spesifikasi laptop kamu terlebih dulu. Dengan demikian kamu jadi tahu app mana yang paling cocok untuk laptop milikmu.

Mengunduh aplikasi khusus laptop lambat yang spesifikasinya tidak cocok dengan laptop kamu justru bisa membuat mesin laptop menjadi lebih lemot. Perhatikan system requirements yang ada di setiap aplikasi. Pastikan laptop kamu memenuhi system requirements sebelum menginstall app tersebut.

6. Tutup Aplikasi Tidak Penting

Tutup Aplikasi Tidak Penting

Berapa banyak program yang kamu jalankan setiap kali kamu menggunakan laptop? Kalau kamu sering membuka banyak aplikasi secara bersamaan padahal app-app tersebut tidak kamu gunakan, bisa jadi hal ini adalah akar masalah lemot yang dialami oleh laptop Windows 7 kamu.

Mungkin aplikasi yang berjalan di taskbar layar laptop kamu tidak terlalu banyak. Tapi coba klik Show hidden icons yang ada di bagian pojok taskbar laptop kamu. Disana tersembunyi beberapa aplikasi yang tampaknya tidak terbuka tapi sedang bekerja di latar belakang.

Kamu juga bisa klik kanan taskbar laptop lalu klik Task Manager untuk melihat app apa saja yang membuat RAM terbebani. Klik app yang ingin kamu tutup lalu klik tombol End Task untuk menutup app.

7. Tambah RAM Laptop

Tambah RAM Laptop

Tapi kalau kamu memang membutuhkan banyak aplikasi setiap kali menggunakan laptop, kamu bisa mencoba cara yang satu ini. Cari tahu ada berapa slot RAM yang ada di laptop kamu. Pastikan kamu berhati-hati dalam memilih dan menambah RAM untuk laptop.

Pilih RAM yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya DDR4, DDR3L, atau DDR3. Hindari memilih RAM yang tidak sesuai dengan laptop agar performa laptop tidak menurun atau justru malah rusak. Kamu juga perlu tahu kapasitas maksimal RAM yang bisa diterima oleh laptop untuk bekerja dengan baik.

8. Bersihkan Drive C

Bersihkan Drive C

Kalau kamu sudah menggunakan laptop kamu selama lebih dari 3 tahun, kamu mungkin mulai merasakan betapa lambatnya laptop kamu sekarang. cara mengatasi laptop lemot karena sudah bekerja terlalu lama adalah dengan membersihkan Drive C atau tempat penyimpanan aplikasi.

Drive C merupakan tempat dimana program dan aplikasi terpasang, termasuk program yang sudah tidak berguna. Buka File Explorer laptop kamu, buka Drive C, temukan Program Files tempat semua folder aplikasi yang terinstall disimpan dengan rapi.

Pilih aplikasi dan program yang ada di folder tersebut. Hapus folder program yang sudah tidak lagi kamu butuhkan. Drive C yang sudah bersih bisa bekerja dengan lebih leluasa dan lebih cepat.

9. Mengatasi Laptop Lemot dengan Thermal Paste Processor

Mengatasi Laptop Lemot dengan Thermal Paste Processor

Thermal paste membantu memindahkan panas optimal antara CPU laptop kamu dengan heat sink. CPU pun tidak akan menjadi mudah panas. Tanpa thermal paste, CPU laptop bisa menjadi sangat panas dan mengakibatkan shutdown, blue screen, atau membuat performa laptop menjadi lemot.

Kamu hanya perlu mengoleskan thermal paste di bagian tengah prosesor. Gunakan thermal paste hanya seukuran biji kacang saja. setelah itu pasangkan heatsink ke prosesor laptop kamu, beri tekanan keempat sudutnya secara merata. Pastikan thermal paste sudah terjepit.

Jangan lupa memastikan thermal paste tidak menggembung atau timbul celah. Hal ini bisa mengakibatkan udara untuk masuk dan distribusi panas ke heatsink terhambat.

10. Reset Ulang Laptop

Reset Ulang Laptop

Laptop yang sudah tua bisa jadi sudah mengalami kerusakan pada hardware maupun softwarenya. Dampak dari kerusakan ini adalah sistem operasi menjadi kurang optimal atau bahkan rusak. Kalau Windows laptop yang rusak, kamu sebaiknya melakukan reset ulang laptop kamu.

Pertimbangkan untuk mengubah sistem operasi laptop yang tadinya Windows menjadi sistem operasi Linux. Windows memang merupakan sistem operasi yang paling umum dan bagus untuk digunakan. Tapi sistem operasi Linux jauh lebih ringan daripada Windows.

Linux juga dipercaya mampu mengatasi masalah lemot atau lambat pada laptop dengan sangat mudah. Sayangnya, sistem operasi ini belum terlalu familiar bagi sebagian besar orang.

11. Coba Mengganti Memori HDD jadi SSD

Coba Mengganti Memori HDD jadi SSD

Saat ini, banyak laptop keluaran terbaru yang sudah dilengkapi dengan SSD atau Solid State Drive. SSD terbukti mampu bekerja lebih cepat dibandingkan dengan Hard Disk Drive atau HDD. SSD mampu mendukung proses booting di laptop menjadi lebih cepat.

Sayangnya, SSD untuk laptop dijual dengan harga yang jauh lebih mahal daripada HDD. Sebelum menabung dan memutuskan untuk membeli SSD, pastikan laptop kamu mampu menerima SSD.

12. Atasi Laptop Lemot Menggunakan Defragment Tools

Atasi Laptop Lemot Menggunakan Defragment Tools

Disk Defragment merupakan fitur Windows yang bisa kamu temukan di control panel. Fitur ini bisa kamu pakai untuk menganalisa penyimpanan laptop kamu. Selain itu, kamu bisa menggunakan Disk Defragment untuk mengoptimasi penyimpanan laptop.

Fitur yang sangat berguna ini akan memberitahu kamu seberapa banyak data atau file sampah yang memenuhi penyimpanan laptop dan membuat laptop kamu bekerja dengan lambat. Pelajari cara mengatasi laptop lemot yang sangat mudah ini dan langsung terapkan ke laptop kamu.


Sumber Link